🧵🧥👕
“Kalau kita terus senang impor baju bekas, ya jangan heran kalau pabrik tekstil tutup satu-satu.”
Purbaya Yudhi Sadewa bilang begitu di satu forum ekonomi bulan lalu. Kalimatnya ringan, tapi nadanya seperti cambuk di telinga bangsa yang doyan diskon.
Pernahkah kamu sadar, baju yang kamu beli cuma karena “flash sale 11.11” itu mungkin punya umur lebih pendek dari status cintamu di bio WhatsApp?
Ironinya, setiap kali kita tergoda “check out sekarang”, di sisi lain dunia ada jutaan buruh yang “check out” dari pabrik karena dirumahkan.
Yang lebih ironis lagi: baju bekas yang kita sumbangkan dengan rasa derma — sedang berlayar ke Afrika, menimbun pasar lokal, dan menjajah ekonomi tekstil negeri orang.



