– Arief Prihantoro –

Mendefinisikan Ulang Paradigma Energi AI
Perkembangan pesat Kecerdasan Buatan (AI) telah memicu diskusi global mengenai kebutuhan energinya yang sangat besar. Namun, narasi yang beredar seringkali menyederhanakan masalah ini, dengan fokus hampir secara eksklusif pada konsumsi daya skala besar dari pusat data (data center). Bukan konsumsi daya skala kecil namun terdistribusi di perangkat tingkat pengguna akhir.
Lewat tulisan ini penulis ingin menyampaikan pendapat lain bahwa krisis energi AI sebenarnya memiliki dua wajah yang berbeda: pertama, permintaan energi terpusat yang terlihat jelas (di pusat data), dan kedua, kebutuhan energi terdesentralisasi/terdistribusi yang baru muncul dan jauh lebih transformatif (di perangkat pintar).
Continue reading Energi Mikro untuk Kecerdasan Makro: Relevansi Baterai Nuklir dalam Revolusi AI
