TITAN+MIRAS MENGATASI KEPIKUNAN DIGITAL AKAL IMITASI

– Arief Prihantoro –

Dunia telah menyaksikan munculnya model bahasa besar (LLM) seperti Gemini, GPT, DeepSeek atau Claude, yang mampu memproses dan menghasilkan teks dengan kompleksitas yang luar biasa. Model-model ini sering dianggap sangat pintar karena memiliki pengetahuan ensiklopedis dan kecepatan pemrosesan yang melebihi kemampuan manusia. Namun, di balik kecerdasan instan ini, tersimpan sebuah paradoks mendasar: entitas digital ini secara fundamental adalah makhluk yang pelupa. Model AI saat ini beroperasi dalam kondisi “sekarang yang abadi,” di mana setiap respons yang dihasilkan didasarkan pada pola yang dipelajari, bukan dari ingatan yang persisten.

Continue reading TITAN+MIRAS MENGATASI KEPIKUNAN DIGITAL AKAL IMITASI

GENERAL-PURPOSE MODEL ≈ GENERAL-PURPOSE COGNITION

– Arief Prihantoro –

Ini bukan cerita tentang “mesin yang punya otak.” Ini cerita tentang bagaimana cara berpikir AI modern bisa dianalogikan dengan cara kerja otak manusia, tanpa jargon yang membuat dahi berkerut.

Bayangkan anda duduk di kedai kopi, memperhatikan kehidupan mengalir: barista meracik kopi, pelanggan mengobrol, musik pelan di latar. Di situ, otak anda bekerja seperti “model serba guna”, menggabungkan pancaindra, ingatan, perhatian, dan motivasi, untuk memahami momen dan mengambil keputusan kecil, halus, tetapi tepat.

Continue reading GENERAL-PURPOSE MODEL ≈ GENERAL-PURPOSE COGNITION