Dapatkah kita membandingkan manusia dengan mesin AI?

Bambang Nurcahyo Prastowo

Membandingkan manusia dengan mesin, terutama mesin berbasis kecerdasan buatan tidak mudah. Barangnya berbeda: manusia berpikir dan bertindak secara individual, sedangkan mesin adalah konstruksi teknis yang sebagian besar dirancang untuk beroperasi secara kolektif. Manusia sejak lahir mulai belajar dari nol, membangun pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan sedikit demi sedikit melalui interaksi dengan lingkungan. Sebaliknya, Mesin AI sering kali tidak perlu “belajar” dari awal setiap kali digunakan. Pengetahuan yang sudah diperoleh sebuah model dapat diwariskan, ditingkatkan, dan disebarkan ke mesin lain sehingga proses belajar berlangsung bertahap dari generasi ke generasi.

Cara manusia dan mesin memperoleh informasi juga sangat berbeda. Manusia biasanya membaca buku sesuai dengan minatnya, dan jumlah bacaan yang bisa dicerna sangat terbatas. Bahkan seorang pembaca tekun seumur hidup pun hanya mampu menguasai sebagian kecil dari total pengetahuan tertulis yang ada. Mesin AI, di sisi lain, dapat diprogram untuk menerima input dari seluruh koleksi buku atau setidaknya jumlah yang melampaui batas kapasitas pembacaan manusia. Dengan demikian, mesin memiliki peluang untuk menyerap referensi dalam skala masif, sesuatu yang tidak mungkin dilakukan manusia tanpa bantuan.

Continue reading Dapatkah kita membandingkan manusia dengan mesin AI?

Ralat Zoom Link Webinar #025

Teman-teman, mengingatkan kita ketemu di Webinar MISI nanti jam 20:00. Link yang dari s.id ada masalah, kita gunakan link alternatif:
Topic: Menjaga Kesehatan Mental di Era Medsos
Pemantik: Atikah Prastowo (Psikolog Klinis)
Host: Bambang Nurcahyo Prastowo
Moderator: Tanti Ruwani
Time: Aug 15, 2025 07:30 PM Jakarta
Join Zoom Meeting
https://ugm-id.zoom.us/j/99644302005?pwd=YQAt9D8cbNW1IZ7ybp202nF1CIJ56X.1

Meeting ID: 996 4430 2005
Passcode: MISI

Salam Pembuka

Masyarakat Informatika Sosial Indonesia (MISI) adalah group chat yang dibuat oleh Agus Fanar Syukri, Peneliti Ahli Utama, Badan Riset dan Inovasi Nasional di tahun 2017. Group ini dirancang untuk mendiskusikan pengaruh kehidupan sosial dari kehadiran teknologi informasi dan komunikasi. Selain itu, didiskusikan pula cara merancang sistem teknologi informasi agar dapat memberi pengaruh pada kehidupan sosial yang lebih baik.

Awal tahun 2025, bersama Bambang Nurcahyo Prastowo, penulis buku “Informatika Sosial: Mengendalikan Teknologi untuk Tatanan Sosial yang Lebih Baik,” yang bergabung ke group chat MISI di pertengahan mas pandemi, Agus Fanar Syukri berkenan menjadi host Webinar yang diselenggarakan rutin tiap Jum’at malam pukul 20:00 WIB.

Tag line MISI adalah Diksi sebagai akronim dari diskusi, kolaborasi dan kontribusi. Selamat berdiskusi, berkolaborasi dan memberi kontribusi dalam mengawal penggunaan teknologi informasi untuk memberi arahan pada tatanan kehidupan sosial yang lebih baik.