– Arief Prihantoro –

Ini bukan cerita tentang “mesin yang punya otak.” Ini cerita tentang bagaimana cara berpikir AI modern bisa dianalogikan dengan cara kerja otak manusia, tanpa jargon yang membuat dahi berkerut.
Bayangkan anda duduk di kedai kopi, memperhatikan kehidupan mengalir: barista meracik kopi, pelanggan mengobrol, musik pelan di latar. Di situ, otak anda bekerja seperti “model serba guna”, menggabungkan pancaindra, ingatan, perhatian, dan motivasi, untuk memahami momen dan mengambil keputusan kecil, halus, tetapi tepat.
Continue reading GENERAL-PURPOSE MODEL ≈ GENERAL-PURPOSE COGNITION








