
– Arief Prihantoro –
Sekilas, pertanyaan tersebut tampak sederhana dan hanya memerlukan jawaban hukum. Namun ketika pertanyaan itu dikaitkan dengan pengelolaan sumber daya alam, ekspor komoditas strategis, dan lembaga-lembaga yang mengendalikan aset negara bernilai ratusan bahkan ribuan triliun rupiah, diskusinya menjadi jauh lebih kompleks.
Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia semakin aktif membangun berbagai instrumen ekonomi untuk memperkuat posisi nasional dalam rantai nilai global. Hilirisasi mineral, penguatan industri strategis, pembentukan Danantara, hingga gagasan pengelolaan komoditas secara lebih terintegrasi merupakan bagian dari upaya tersebut.
Continue reading WNA di Pucuk BUMN Strategis: Antara Profesionalisme Global, Kedaulatan Ekonomi, dan Risiko Tata Kelola Negara
